Idul Fitri
5 June 2019

Mohon maaf lahir dan...

Penerimaan Rapor Kenaikan Kelas
31 May 2019

Penerimaan Rapot Semester II bagi kelas X dan...

Hari Kenaikan Tuhan Yesus
30 May 2019

Libur memperingati peristiwa kenaikan Isa Almasih atau kenaikan Yesus Kristus ke...

UAS Susulan dan Studi Ekskursi
27 May 2019

Ulangan Akhir Semester Susulan bagi siswa/siswi yang berhalangan hadir pada saat Ulangan Akhir Semester. Studi ekskursi bagi...

UAS Susulan dan Studi Ekskursi
25 May 2019

Ulangan Akhir Semester Susulan bagi siswa/siswi yang berhalangan hadir pada saat Ulangan Akhir Semester. Studi ekskursi bagi...

Ulangan Akhir Semester Genap SMA Kolese Gonzaga T.P. 2018/2019
20 May 2019

Ulangan Akhir Semester Genap SMA Kolese Gonzaga T.P....

Hari Raya Waisak
19 May 2019

Libur Hari Waisak: "selamat merayakan kelahiran, kesempurnaan, dan kematian Sang Buddha pada Hari Waisak, momen penuh sukacita,...

Ulangan Akhir Semester Genap SMA Kolese Gonzaga T.P. 2018/2019
13 May 2019

Ulangan Akhir Semester Genap SMA Kolese Gonzaga T.P....

SEMINAR PENDIDIKAN

Pendidikan di Indonesia yang memiliki dasar hukum pada Sistem Pendidikan Nasional, dirasakan oleh sebagian masyarakat yang peduli pada masalah pendidikan di Indonesia barulah pada tataran ideologis belaka. Pendidikan karakter peserta didik yang menjadi salah satu target tujuan pendidikan belum memberikan hasil yang gamblang untuk mudah dilihat.

Tawuran antar pelajar bahkan antar mahasiswa masih selalu menghiasi pemberitaan, praktik senioritas di sejumlah sekolah maupun di Perguruan Tinggi masih terus berlangsung. Praktik Ujian Nasional yang selalu mendapat kritikan, sekolah yang hanya mengejar nilai UAN peserta didik sehingga sekolah sering mengabaikan proses-proses pedagogi pendidikan yang berakibat pada realita bahwa sekolah bukan lagi sebagai tempat pendidikan, melainkan sekolah tak ubahnya seperti tempat “bimbingan belajar”, dan rasanya, masih ada penyimpangan pedagogis lain di sejumlah sekolah sebagai institusi pendidikan, yang pada akhirnya masyarakat menjadi pesimis akan output yang akan dihasilkan dari sekolah dalam masa mendatang.

Negara yang saat ini berada dalam kondisi bahwa masih ada saja praktik-praktik koruptif oleh birokrat, bukan saja praktik itu sangat memilukan hati tetapi juga praktik yang bisa saja dapat menginspirasi para pelaku pendidikan untuk berbuat tidak benar.

Sebagus apapun sistem pendidikan yang ada namun apabila sistem itu kurang diimbangi dengan disiplin pelaksanaan yang baik maka pendidikan hanya akan mendapatkan hasil yang kurang optimal dan maksimal.

Mengapa pelaksanaan dari sistem pendidikan nasional (sisdiknas), masih kurang memberikan hasil yang optimal? Apakah benar bahwa pendidikan di Indonesia sedang “berjalan di tempat?” Bagaimana kualitas pendidikan menengah di Indonesia saat ini? Reformasi pendidikan menengah seperti apa yang diperlukan untuk mempersiapkan siswa-siswi sukses di pendidikan tinggi dan dunia kerja? Masih banyak lagi pertanyaan lain yang dapat disampaikan di sini, tetapi pada prinsipnya adalah mempertanyakan tentang persoalan-persoalan di sekitar pendidikan.

Untuk mengupas masalah-masalah di atas dan sebagai wujud kepedulian Kolese Gonzaga sebagai institusi pendidikan maka dalam peringatan pesta perak Seminari Wacana Bhakti dan SMA Kolese Gonzaga, panitia  mencoba untuk mencari jawab dalam  mengurai “benang-benang” kusut dalam praktik pendidikan di Indonesia dalam diskusi yang bertema “PENDIDIKAN DI INDONESIA: HARAPAN DAN KENYATAAN.

Untuk  mengurai “benang-benang kusut” dalam praktik pendidikan di Indonesia tersebut maka diskusi akan menghadirkan:

  1. Prof.Dr.Mohammad Nuh, Mendiknas dan Bapak Totok Suprayitno, Phd., Direktur Pembinaan SMA Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan beliau berdua diminta untuk mengupas sistem Pendidikan Nasional,  apakah sudah ideal, atau  masih diperlukan penyempurnaan untuk saat ini?  Bila diperlukan penyempurnaan, pada bagian apa?
  2. Prof.Dr.Anita Lie, Guru Besar Universitas Widya Mandala Surabaya  akan diminta untuk mengupas rancangan strategis, permasalahan dan solusi dari praksis pendidikan di Indonesia saat ini.
  3. Dr.Daoed Joesoef, Menteri pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia tahun 1978 s/d 1983
  4. Prof. Dr. Paulus Suparno, SJ Guru Besar Universitas Sanata Dharma Yogyakarta,  akan membahas tentang  pentingnya pendidikan karakter secara  holistik agar  peserta didik tidak saja matang secara akademis melainkan juga menjadi pribadi yang utuh.
  5. Mayong Suryo Laksono, jurnalis senior dan presenter televisi yang diakui memiliki pengetahuan luas termasuk dalam dunia pendidikan, diharapkan  akan dapat membawa diskusi ini dalam arah yang direncanakan dan dalam suasana yang segar.

 

Waktu dan tempat

  • Hari/tanggal: Sabtu, 5 Mei 2012
  • Pukul: 08.30 – 13.00
  • Tempat: Aula Seminari Wacana Bhakti Jl.Pejaten Barat 10A  Jakarta – Selatan

Peserta

  • Guru                          = 100 orang
  • Yayasan                   = 100 orang
  • Undangan                =   50 orang

Jumlah peserta= 250 orang( berasal dari seluruh Indonesia )

Undangan Gratis

Untuk Registrasi hubungi:

 

  • Citra Suryadi

    0856 949 24 971

http://www.kolesegonzaga.com/wp-content/uploads/2012/05/seminar-pendidikan-lustrum.jpg