Perayaan Natal Siswa-Siswi SMA Kolese Gonzaga 2014

 

Perayaan Natal Siswa-Siswi SMA Kolese Gonzaga 2014

TALAK GONZ

4 Januari 2014

 

Hari pertama masuk sekolah di SMA Kolese Gonzaga ini ditandai dengan perayaan Natal yang cukup unik. Keunikan perayaan Natal kali ini adalah ditandai dengan diselenggarakannya acara-acara yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, yaitu pembuatan pohon-pohon natal dari barang-barang bekas.

Perayaan Natal para siswa-siswi SMA Kolese Gonzaga diawali dengan perayaan Ekaristi di aula seminari yang dipimpin oleh Pater Th. Sarjumunarsa, SJ yang didampingi oleh Pater L.E. Bambang Winandoko, SJ dan Pater A. Vico Christiawan, SJ. Dalam pengantar Ekaristi, Pater Winandoko menyampaikan bahwa hendaknya perayaan Natal ini menjadi tanda resolusi bagi setiap anggota komunitas SMA Kolese Gonzaga untuk menjadi pribadi dan komunitas yang lebih baik. Dalam homilinya, Pater Vico menyampaikan bahwa Natal adalah saat di mana setiap pribadi dalam komunitas SMA Kolese Gonzaga lahir kembali untuk memperbarui diri dengan komitmen dan usaha yang keras menjadi pribadi yang lebih baik bagi diri sendiri maupun bagi komunitas.

Perayaan Natal dilanjutkan dengan acara yang sudah disiapkan oleh siswa-siswi yang tergabung dalam peserta Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) sebagai persiapan menuju pengurus dan ketua Senat (OSIS) SMA Kolese Gonzaga 2014. Dalam acara tersebut, Sdr. Canisius Ivan, sebagai koordinator acara natal menjelaskan nama kegiatan perayaan natal tahun 2014 ini, yaitu TALAK GONZ, Natalnya Anak Gonzaga. Lalu, ia membagi 22 kelas yang hadir menjadi sebelas kelompok. Satu kelompok terdiri dari dua kelas. Lalu masing-masing kelompok bertugas sebagian untuk memasuki lima pos yang disediakan. Sementara itu sebagian lainnya membuat pohon natal dari barang-barang bekas, yaitu kayu, daun-daunan, kardus bekas, botol plastik, kertas bekas, dan lain-lain di sport hall. Pos-pos yang disediakan adalah pos pesan berantai, pos mencari ayat Kitab Suci, pos tebak lagu natal, pos kuis tanya jawab seputar natal, dan pos …

Di sport hall, ada keceriaan dan keseriusan masing-masing kelompok pembuat pohon natal dari barang-barang bekas saat mereka merancang dan membuat pohon natal. Ada macam-macam bentuk pohon natal yang unik dan menarik. Di akhir acara perayaan natal, masing-masing kelompok telah selesai membuat pohon-pohon natal yang unik dari barang-barang bekas tersebut.  Berbarengan dengan itu, anggota masing-masing kelompok yang melalui pos demi pos juga telah selesai dan tiba di sport hall untuk menyaksikan hasil karya teman-teman anggota kelompok mereka. Mereka pun berfoto bersama di sekitar pohon natal buatan mereka. Dengan demikian, acara perayaan natal SMA Kolese Gonzaga ditutup dengan kebersamaan dan keceriaan di sekitar pohon natal dari bahan bekas. Apa yang telah usang, kini berubah menjadi sesuatu yang baru yang membawa keceriaan dan kedamaian natal.