Idul Fitri
5 June 2019

Mohon maaf lahir dan...

Penerimaan Rapor Kenaikan Kelas
31 May 2019

Penerimaan Rapot Semester II bagi kelas X dan...

Hari Kenaikan Tuhan Yesus
30 May 2019

Libur memperingati peristiwa kenaikan Isa Almasih atau kenaikan Yesus Kristus ke...

UAS Susulan dan Studi Ekskursi
27 May 2019

Ulangan Akhir Semester Susulan bagi siswa/siswi yang berhalangan hadir pada saat Ulangan Akhir Semester. Studi ekskursi bagi...

UAS Susulan dan Studi Ekskursi
25 May 2019

Ulangan Akhir Semester Susulan bagi siswa/siswi yang berhalangan hadir pada saat Ulangan Akhir Semester. Studi ekskursi bagi...

Ulangan Akhir Semester Genap SMA Kolese Gonzaga T.P. 2018/2019
20 May 2019

Ulangan Akhir Semester Genap SMA Kolese Gonzaga T.P....

Hari Raya Waisak
19 May 2019

Libur Hari Waisak: "selamat merayakan kelahiran, kesempurnaan, dan kematian Sang Buddha pada Hari Waisak, momen penuh sukacita,...

Ulangan Akhir Semester Genap SMA Kolese Gonzaga T.P. 2018/2019
13 May 2019

Ulangan Akhir Semester Genap SMA Kolese Gonzaga T.P....

Live in SMA Gonzaga

MENAPAK SEJENGKAL TANAH TEMUKAN KERAMAHAN

“Competence grows Solidarity” Live in SMA Gonzaga

 

            Dimensi masyarakat yang beragam membuat budaya masing-masing daerah menjadi semakin plural. Kemunculan budaya mengangkat keragaman agama, bahasa, kesenian sampai permasalahan  pola hidup. Hal ini menjadikan bangsa kita menjadi negeri yang kaya akan sumber inspirasi dan patut untuk dikembangkan. Namun melihat fenomena yang ada di masyarakat, terutama  perkotaan dapat dikatakan bahwa ada beberapa dimensi sosial masyarakat yang semakin lama semakin luntur. Sikap egois semakin mendera masyarakat perkotaan,  hal tersebut diakibatkan karena  mesin-mesin zaman yang selalu mendoktrin pemikiran-pemikiran manusia yang menganggap semua harus dikaitkan dengan pretise berupa uang, kenyataan seperti itulah yang membuat menjadi miris.

            Pada beberapa waktu yang lalu tepatnya pada tanggal 10 s.d 13 Maret 2014 SMA Gonzaga Jakarta mengajak siswa dan siswinya untuk merefleksikan atas fenomenya yang di jelaskan  di atas. Mereka dihadapkan pada situasi real yang terjadi pada masyarakat dalam program kegiatan live in dengan tema Competence growth Solidarity di Panjatan, Kebumen, Gombong Jawa Tengah. Siswa dan siswi SMA Gonzaga berlajar tentang kehidupan dan kearifan lokal masyarakat pedesaan. Mereka berinteraksi dengan masyarakat desa dan menemukan sisi kehidupan yang sebelumnya tidak ditemukan di perkotaan. Banyak yang yang bisa diambil selama tiga hari siswa dan siswi berkegiatan live in, kedekatan hidup sosial, relasi sosial, pemaknaan ketulusan hati, rasa solidaritas, semangat kerja sama dan hormat menghormati dapat mereka rasakan.

  

  

       Kegiatan live in SMA Gonzaga menjadi program unggulan yang diproyeksikan dapat menempa dan mengenalkan siswa-siswinya dalam melihat dan belajar tentang kehidupan sosial masyarakat yang sebenarnya. Kegiatan ini menjadi salah satu laboratorium sosial yang sangat baik karena banyak aspek yang bisa diperoleh. Siswa-siswi SMA Gonzaga tidak cukup belajar secara teroritis selama proses pembelajaran  di kelas akan tetapi mereka perlu mengenal, menjalani dan merefleksikan dari setiap kehidupan yang di jalaninya.

  

  

Semoga dengan kegiatan live in  tahun 2014 ini semangat siswa-siswi SMA Gonzaga dapat terus bertumbuh untuk senantiasa menjadi pribadi- pribadi yang unggul secara intelektual dan memiliki karakter yang baik sesuai ajaran cinta kasih.

            Pembentukan karakter inilah yang nantinya diharapkan akan memunculkan pemimpin-peminpin yang memiliki jiwa magis, mau melayani dan bekerja dengan tulus hati.

  

Siswa-siswi SMA Gonzaga diharapkan sudah memiliki cukup bekal untuk menapak masa depan yang akan mereka raih. Mereka tetap memiliki kompetensi yang tingi namun tetap memiliki jiwa solidaritas yang tinggi untuk saling membantu dan melayani orang lain. Hal ini dilakukan untuk memuliakan Tuhan yang lebih besar. Ad Maiorem Dei Gloriam.

 

YB. Dion Rikayakto