Idul Fitri
5 June 2019

Mohon maaf lahir dan...

Penerimaan Rapor Kenaikan Kelas
31 May 2019

Penerimaan Rapot Semester II bagi kelas X dan...

Hari Kenaikan Tuhan Yesus
30 May 2019

Libur memperingati peristiwa kenaikan Isa Almasih atau kenaikan Yesus Kristus ke...

UAS Susulan dan Studi Ekskursi
27 May 2019

Ulangan Akhir Semester Susulan bagi siswa/siswi yang berhalangan hadir pada saat Ulangan Akhir Semester. Studi ekskursi bagi...

UAS Susulan dan Studi Ekskursi
25 May 2019

Ulangan Akhir Semester Susulan bagi siswa/siswi yang berhalangan hadir pada saat Ulangan Akhir Semester. Studi ekskursi bagi...

Ulangan Akhir Semester Genap SMA Kolese Gonzaga T.P. 2018/2019
20 May 2019

Ulangan Akhir Semester Genap SMA Kolese Gonzaga T.P....

Hari Raya Waisak
19 May 2019

Libur Hari Waisak: "selamat merayakan kelahiran, kesempurnaan, dan kematian Sang Buddha pada Hari Waisak, momen penuh sukacita,...

Ulangan Akhir Semester Genap SMA Kolese Gonzaga T.P. 2018/2019
13 May 2019

Ulangan Akhir Semester Genap SMA Kolese Gonzaga T.P....

Festival Kaum Muda

Festival Kaum Muda (FKM): Menghargai Perbedaan, adalah tema bagi Gonzaga Festival tahun 2015. Acara tahunan yang dimulai sejak tahun 2009 ini sejatinya adalah acara gabungan dari 4 acara besar yang diselenggarakan oleh peserta didik SMA Kolese Gonzaga yakni Gonzaga Science and Art (GSA), Gonzaga School Meeting (GSM), Gonzaga Computer Competition (GCC), dan Gonzaga Performance Night (GPN). Apa yang membedakan FKM dengan pentas seni atau kejuaraan olahraga antar sekolah di beberapa SMA di Jakarta? FKM tidak hanya berkeinginan untuk belajar menyelenggarakan acara kesenian, perlombaan olahraga, science, dan komputer tetapi juga menjadi gerakan kebudayaan kaum muda dalam menanggapi apa yang terjadi dengan dunianya. Pada tahun ini, tema “Festival Kaum Muda: Menghargai Perbedaan” merupakan wujud nyata dukungan dan pembelaan atas semboyan Negara Kesatuan Republik Indonesia, “Bhinneka Tunggal Ika”.

Acara FKM resmi dibuka sejak hari Sabtu, tanggal 24 Oktober 2015 dan berakhir pada hari Sabtu, 31 Oktober 2015. Ada lebih dari 60 sekolah se-Jabodetabek terlibat dalam berbagai kejuaraan. Selain sekolah-sekolah, FKM juga menghadirkan komunitas-komunitas antara lain komunitas Scooter, komunitas Skateboard, komunitas Penjelajah Gunung dan Hutan (Morester), Komunitas Sulap, Komunitas Seni Bela Diri Capoeira, Komunitas Seni Pernapasan Chi-Gonz, Komunitas Paduan Suara (Surga) dan berbagai stand makanan yang menyajikan makanan-minuman tradisional dan modern cepat saji. Upacara pembukaan berisi defile peserta dilanjutkan dengan pengibaran bendera merah putih, pawai Laskar Gonzaga dan penurunan banner FKM dari Climbing Wall berketinggian 15 meter. Ada dua hal yang disampaikan oleh Redemptus Rangga, ketua panitia FKM siswa Kelas XII, di upacara pembukaan. Pertama ia berterima kasih kepada segenap peserta, panitia, para sponsor dan donatur, serta guru-karyawan SMA Kolese Gonzaga yang memberikan dukungan penuh pada pelaksanaan acara FKM. Kedua, ia menyerukan kepada semua peserta lomba untuk menghargai perbedaan sebagaimana akan tampak dalam karakter dan ciri khas masing-masing sekolah peserta FKM.

Yang paling ditunggu dalam FKM adalah acara penutupan yakni panggung kesenian sebagai perayaan semangat Kaum Muda dalam Bhinneka Tunggal Ika. Panggung tersebut dimeriahkan oleh kehadiran band papan atas Endang Soekamti, RAN, dan Jamaica Café, juga dua DJ, Indra7 dan Ardo Dheo, serta dipandu oleh MC Akbarry dan duo MC Radio Gonzaga Vladimir-Maxi. Selain itu, panggung FKM juga mengangkat band gabungan 3 kolese Yesuit Indonesia bernama “Jazzuit”, band tuan rumah Anonymosh, serta beberapa para pemenang lomba tari, standup comedy dan band undangan antara lain Jendela Kamar, Happy Project, dan The Hunk. Hadir di hadapan penonton, seni pertunjukkan dari Teater Gonzaga, Tari Saman, Tari Bali, Komapa, Fashion Dance, Shuffle, dan paduan suara Gonzaga sebagai rangkaian acara bertajuk “Bhinneka Tunggal Ika”.

Panggung penutupan FKM dihadiri oleh lebih dari 3000 orang dari berbagai kalangan para peserta lomba, alumni SMA Kolese Gonzaga, dan para penggemar yang ingin melihat aksi band-band kesayangannya. Bertepatan dengan Kamtis Family Day, ada lebih dari 1000 orang Kamtis Family meramaikan FKM. Salah seorang koordinator Kamtis asal kota Gombong berharap, “Semoga Gonzaga bisa mengundang Endang Soekamti setiap tahunnya.” Para Kamtis memadati barisan terdepan panggung FKM malam itu. Mereka datang dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan Jabodetabek. Sebagai bentuk bela rasa, ada sekitar 120 orang kamtis yang menginap dan tidur di SMA Kolese Gonzaga. Para panitia memberi mereka minum dan makanan secukupnya. Solidaritas sesama Kaum Muda inilah yang menjadi kekhasan peserta didik Kolese Yesuit Indonesia karena menghargai perbedaan tidak hanya berhenti pada kesadaran akan perbedaan. Wujud menghargai haruslah sampai kepada solidaritas sosial. Viva Gonzaga!

AMDG.