Idul Fitri
5 June 2019

Mohon maaf lahir dan...

Penerimaan Rapor Kenaikan Kelas
31 May 2019

Penerimaan Rapot Semester II bagi kelas X dan...

Hari Kenaikan Tuhan Yesus
30 May 2019

Libur memperingati peristiwa kenaikan Isa Almasih atau kenaikan Yesus Kristus ke...

UAS Susulan dan Studi Ekskursi
27 May 2019

Ulangan Akhir Semester Susulan bagi siswa/siswi yang berhalangan hadir pada saat Ulangan Akhir Semester. Studi ekskursi bagi...

UAS Susulan dan Studi Ekskursi
25 May 2019

Ulangan Akhir Semester Susulan bagi siswa/siswi yang berhalangan hadir pada saat Ulangan Akhir Semester. Studi ekskursi bagi...

Ulangan Akhir Semester Genap SMA Kolese Gonzaga T.P. 2018/2019
20 May 2019

Ulangan Akhir Semester Genap SMA Kolese Gonzaga T.P....

Hari Raya Waisak
19 May 2019

Libur Hari Waisak: "selamat merayakan kelahiran, kesempurnaan, dan kematian Sang Buddha pada Hari Waisak, momen penuh sukacita,...

Ulangan Akhir Semester Genap SMA Kolese Gonzaga T.P. 2018/2019
13 May 2019

Ulangan Akhir Semester Genap SMA Kolese Gonzaga T.P....

Bermimpi, Berjuang, Meraih

Jambore XXVI, 6-11 Oktober 2014 di Waduk Sermo, Wates Kulon Progo, Yogyakarta

 

Sejumlah 500-an siswa-siswi SMA Kolese Gonzaga bersama-sama berjuang untuk meraih mimpi yang telah mereka tetapkan. Mimpi untuk menjadi pribadi yang lebih baik menjadi pendorong amat kuat bagi peserta dan panitia.

Bagi panitia, kelas XI, mimpi yang harus mereka perjuangkan dan raih adalah menjalankan kepanitiaan dengan serapi dan seefektif mungkin untuk membawa para peserta masuk ke dalam makna tema Bermimpi, Berjuang, Meraih itu sendiri.

Bagi peserta, yaitu kelas X, mimpi yang harus mereka perjuangkan adalah mengembangkan benih nilai-nilai yang telah mereka peroleh selama masa orientasi di awal tahun pelajaran dalam Jambore kali ini. Benih nilai-nilai itu adalah unggul dalam bidang akademik, unggul dalam mengasah hati nurani dengan memilih nilai kejujuran, keadilan, dan kebenaran lebih dari pada nilai ketidakjujuran, ketidakadilan, dan ketidakbenaran, serta unggul dalam kepekaan dan kepedulian terhadap kebutuhan sesama dan lingkungan sekitar. Dengan mengembangkan nilai kesederhanaan, para peserta pun diajak bermimpi untuk menghayati gaya hidup yang sederhana yang selalu mensyukuri segala anugerah Tuhan yang dimilikinya.

Mimpi peserta dan panitia itu telah disiapkan sejak bulan Mei bagi panitia dan bulan Agustus bagi peserta. Michellina, XI IPA 4 dan Andika Putra Rachmanu, XI IPA 1, telah merancang kepanitiaan berdasarkan talenta masing-masing temannya sehingga kepanitaan berjalan solid. Mereka berdua bermimpi untuk membuat kepanitiaan yang solid, mau bekerja keras dan bekerja sama demi meraih mimpi mereka.

Hasilnya adalah terbentuknya 18 ksatria Mahabharata yang menjadi daya penggerak dalam memperjuangkan dan meraih mimpi panitia dan peserta. Para ksatria itu adalah Pandu, Yudhistira, Bima, Arjuna, Nakula, Sadewa, Drupadi, Drestadyumna, Krishna, Gatotkaca, Parikesit, Abimanyu, Antareja, Seta, Wratsangka, Wirata, Srikandi, dan Yuyutsu. Ksatria-ksatria ini telah berjuang selama empat hari tiga malam untuk meraih mimpi mereka menjadi anak Gonzaga sejati, yaitu Luigi-Luigi masa kini yang siap unggul dalam intelektualitas, kesatuan hati dan budi antar-angkatan mereka, memilih kejujuran, keadilan, dan kebenaran, serta peduli pada sesama dan lingkungan.

Dalam empat hari tiga malam tersebut, panita, Sang Bhagavadgita, bekerja keras dan bekerja sama mempersiapkan acara dengan segala pendukungnya dengan amat baik. Sementara, peserta sungguh terbantu oleh para Resi, yaitu para mentor terlatih, untuk mengambil makna dari setiap sesi yang dipersiapkan oleh Sang Bhagavadgita.

Dengan demikian, masa Candradimuka bagi para peserta berjalan dengan penuh makna dan menghasilkan kesatuan hati dan budi antar-peserta.

IMG_20141012_162843[1]