Komunitas Kolese Gonzaga Memulai Tahun yang Baru

Hari Senin silam (8/1) merupakan hari pertama siswa-siswi SMA Kolese Gonzaga menempuh pendidikan di semester genap tahun ajaran 2017/2018. Siswa-siswi SMA Kolese Gonzaga, maupun para seminaris Wacana Bhakti, kembali menyibukkan diri setelah hampir tiga minggu berlibur bersama keluarga masing-masing. Semester genap ini dimulai dengan Ekaristi perayaan Natal di Aula Seminari. Terasa semangat para murid yang telah bertemu kembali dengan teman-temannya melingkupi suasana misa.

Perayaan ekaristi Natal dilaksanakan pada pukul 07.30 dan diikuti oleh seluruh civitas akademika SMA Kolese Gonzaga. Pater Leonardus Winandoko, SJ, Pater Vico Christiawan, SJ, dan Pater Gerardus Panamokta, SJ, beserta para misdinar masuk ke dalam aula seminari dengan diiringi lagu dan musik oleh Gonzaga Chamber Orchestra. Setelah lagu “Tuhan Kasihanilah Kami” dan “Kemuliaan” dinyanyikan, lektor membacakan Bacaan 1: Yesaya 55:1-11 dan Bacaan 2: 1 Yohanes 5:1-9, serta Pater Okta membacakan Injil Markus 1:7-11. Ekaristi ini tidak hanya untuk merayakan hari raya Natal yang telah berlalu, namun juga sebagai ucapan perpisahan kepada Pater Vico yang tidak lagi menjabat sebagai pater moderator karena mendapat tugas baru untuk melaksanakan tersiat sebagai Jesuit.

Pada bagian Homili, Pater Vico bercerita mengenai “murid” bernama Rindu, Kasih, Sayang, dan Cinta, dan membahas hubungan Yohanes Pembaptis dan Yesus Krisus, prestasi akademik cum laude, serta tentunya perpisahannya dengan komunitas SMA Kolese Gonzaga. Ketua senat, Sekar, dan wakilnya, Rio, ikut memberi kesan dan pesannya mengenai Pater Vico sebagai pendamping pengurus senat dan guru di SMA Kolese Gonzaga.

 

Sungguh menyedihkan bahwa kami harus berpamitan dengan beliau yang telah berada di kolese ini selama empat tahun. Ketika Komuni, tidak ada suara apapun yang mengganggu merdunya kedua suara Arthur kelas X dan Dara kelas XI yang menyanyikan lagu “How Great Thou Art.” Ekspektasi dari anggota Surga, atau Suara Gonzaga, tidak pernah mengecewakan. Setelah doa penutup, para Pater dan anggota misdinar meninggalkan aula seminari diiringi dengan lagu “Hai Siarkan di Gunung” oleh Angger dan Nara kelas X.

Setelah misa berakhir, seperti biasanya, tahun ajaran semester genap dimulai dengan  pemberian apresiasi akademik dan non-akademik untuk murid dari ketiga angkatan. Fakta bahwa peraih prestasi akademik berjumlah lebih dari setengah murid pada setiap angkatan membuktikan bahwa tidak hanya murid Gonzaga lihai dalam menjalankan sebuah acara sekolah dan berbakat di bidang olahraga dan seni, namun juga cerdas dan mempunyai beragam talenta yang menonjol.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Demikianlah awal semester baru di Tahun baru dirayakan dalam komunitas SMA Kolese Gonzaga. Komunitas selalu diingatkan bahwa seluruh aktivitas tidak pernah bisa dilepaskan dari Allah sendiri. Semua berasal dari Dia dan akan kembali kepadaNya, Tuhan akan memberikan yang terbaik kepada umatNya maka komunitas pun diajak untuk memberikan yang terbaik dalam hidup ini semata-mata demi kemuliaan Tuhan yang lebih besar, Ad Maiorem Dei Gloriam!

Selamat Natal dan Tahun Baru! AMDG!